Penggunaan Istilah Nominasi, Nominator, dan Nomine

OLeh Adnan Anggita Nasution

Kita sering menyaksikan berbagai ajang penghargaan, baik melalui televisi maupun media sosial. Dalam berbagai acara tersebut, kita pasti pernah mendengar istilah nominasi dan nominator. Penggunaan kedua istilah tersebut oleh pewara bisanya merujuk pada ‘seseorang atau sesuatu yang menjadi calon peraih penghargaan’. Sayangnya, penggunaan istilah tersebut salah kaprah.

Pada hakikatnya, kata nominator berasal dari kata kerja nominate (Inggris), berarti ‘mengusulkan atau mengangkat (seseorang) sebagai calon pemenang atau penerima hadiah’, dan nominator berarti ‘orang yang mengusulkan calon pemenang’. Oleh karena itu, penggunaan kata nominator untuk menyatakan makna ‘calon yang diunggulkan sebagai pemenang’ tidak tepat. Untuk menyatakan ‘orang yang dicalonkan atau yang diunggulkan sebagai pemenang’, kata yang lebih tepat digunakan adalah nomine, bukan nominator.

Berikut contoh penggunaan istilah nominasi, nominator, dan nomine yang tepat di dalam kalimat.

  1. Warganet merupakan nominator Najwa Shihab sebagai pembawa acara televisi terpopuler di acara Indonesian Television Awards (ITA) 2020.
  2. Ruben Onsu, Najwa Shihab, dan Raffi Ahmad masuk dalam daftar nominasi pembawa acara televisi terpopuler di acara Indonesian Television Awards (ITA) 2020.
  3. Najwa Shihab adalah salah satu nomine pembawa acara televisi terpopuler di acara Indonesian Television Awards (ITA) 2020.

Jika kita lihat contoh 1, istilah nominator berarti orang yang mengusulkan. Di contoh 1 ini, warganet berperan sebagai nominator (pengusul) karena mengusulkan Najwa Shihab sebagai kandidat pemenang. Kemudian, pada contoh 2, istilah nominasi berarti proses pengusulan atau pengangkatan sebagai calon pemenang. Dari proses nominasi tersebut, terpilih tiga orang nomine ‘calon pemenang’, yaitu Ruben Onsu, Najwa Shihab, dan Raffi Ahmad. Terakhir. Jadi, pada contoh 3, nominebermakna orang yang dicalonkan/diunggulkan.

Baca juga:   Student Hidjo: Pendidikan dan Kedaulatan

Sampai saat ini, salah kaprah dalam pemakaian istilah tersebut masih banyak ditemukan. Meskipun begitu, beberapa ajang penghargaan sudah tepat dalam menggunakan istilah nominator, nomine, dan nominasi. Semoga semakin banyak pewara ajang penghargaan yang tepat menggunakan istilah-istilah tersebut agar masyarakat yang menonton tidak ikut salah kaprah.

Tinggalkan balasan!