REVITALISASI SASTRA FOLKLOR KEKITIKEN DI KABUPATEN ACEH TENGAH TAHUN 2021

Dua grup sedang tampil dalam lomba kekitiken yang berlangsung 8 April 2021 di SMAN 8 Takengon

Udara sejuk mengiringi sepanjang perjalanan tim Revitalisasi Sastra Folklor Kekitiken di Kabupaten Aceh Tengah. Setelah menempuh perjalanan sekitar delapan jam, kami tiba di tujuan. Setelah beristirahat selama satu malam, keesokan harinya di tanggal 6 April 2021, kami melanjutkan agenda kerja menuju ke beberapa sekolah di Kabupaten Aceh Tengah. Tim Revitalisasi Sastra Folklor Kekitiken melihat persiapan siswa di bawah bimbingan guru untuk mengikuti lomba kekitiken di tanggal 7 April 2021.

Sekolah yang pertama sekali kami kunjungi adalah SMA terpadu Al-Azhar. Cut Ida Agustina, S.S., yang merupakan koordinator tim menyampaikan penjelasan kepada kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, dan siswa mengenai maksud dan tujuan kedatangan tim untuk mengadakan Revitalisasi Kekitiken di Kabupaten Aceh Tengah. Ia juga menyampaikan berbagai hal yang perlu disiapkan agar siswa dapat berkekitiken dengan maksimal ketika hari H tiba.

Kemudian tim Revitalisasi Kekitiken melanjutkan perjalanan ke beberapa sekolah lainnya. Sore harinya tim menuju ke beberapa kecamatan untuk mendapatkan responden untuk mengisi kuesioner. Beberapa responden mengemukakan bahwa tradisi berkekitiken di masyarakat Gayo sudah mulai hilang. Mereka mengetahui kekitiken yang merupakan teka teki dalam bahasa Gayo dari nenek mereka ketika mereka masih kecil dan kini mereka sudah tidak begitu mengingatnya lagi.

Keesokan harinya kegiatan lomba Kekitiken dilaksanakan di SMAN 8 Takengon. Sebelum lomba dimulai, dua orang narasumber, Dr. Johny dan Salman Yoga, S.Ag., M.Ag menyampaikan materi mengenai Kekitiken. Narasumber mengingatkan betapa pentingnya melestarikan budaya Kekitiken dalam masyarakat khususnya masyarakat Gayo. “Jika ingin cerdas, berkeitikenlah!” demikian ungkapan yang disampaikan oleh seorang narasumber  yang bernama Salman Yoga. Setelah narasumber menyampaikan pembahasannya, dua belas orang siswa tampil berpasangan mengikuti lomba Kekitiken. Semua peserta begitu bersemangat menjawab setiap pertanyaan yang diajukan yang dimulai dengan ucapan “Hana Kekitiken tu?”. Lomba berlangsung hingga sore hari.

Baca juga:   Balai Bahasa Provinsi Aceh Revitalisasi Mop-Mop

Tim Revitalisasi Sastra Folklor Kekitiken di Kabupaten Aceh Tengah di tanggal 8 April 2021 melanjutkan perjalanan ke beberapa kecamatan yang berada di Aceh Tengah untuk kembali mendapatkan data dari para responden. Para responden begitu antusias menyambut kedatangan tim Revitalisasi Sastra Folklor Kekitiken di Kabupaten Aceh Tengah. Mereka semua berharap agar Kekitiken dapat terus dilestarikan dalam kehidupan masyarakat Gayo.

Tinggalkan balasan!