Balai Bahasa Provinsi Aceh

logo tut wuri handayani kemendikbud

Balai Bahasa Provinsi Aceh

Balai Bahasa Provinsi Aceh Gelar Kegiatan Sosialisasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di Universitas Malikussaleh

Lhokseumawe, 17 Mei 2023 – Balai Bahasa Provinsi Aceh mengadakan Kegiatan Sosialisasi dan Simulasi Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) di Gedung Aula Cut Meutia Universitas Malikussaleh pada Rabu, 17 Mei 2023. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari 21 dosen dan 9 mahasiswa Universitas Malikussaleh, 3 dosen dan 2 mahasiswa Politeknik Lhokseumawe,  3 dosen dan 2 mahasiswa dari IAIN Lhokseumawe, serta 20 perwakilan sekolah dari Kota Lhokseumawe, termasuk kepala sekolah dan guru. Acara ini dibuka oleh Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh.

 

Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Malikussaleh menyampaikan pentingnya Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) dalam meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia. “Kita berkumpul di sini untuk mengenal lebih dalam tentang UKBI, sebuah upaya penting dalam mengukur dan meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia bagi kita semua. UKBI merupakan salah satu instrumen penilaian yang sangat diperlukan untuk mengukur kemahiran berbahasa Indonesia di berbagai lini kehidupan, termasuk di dunia akademik, profesional, dan sosial.”

 

Kegiatan ini merupakan langkah untuk mendorong Indikator Kinerja Utama (IKU) Universitas Malikussaleh menjadi lebih baik. Dengan melibatkan dosen, mahasiswa, dan perwakilan sekolah, diharapkan UKBI dapat menjadi tolok ukur yang akurat untuk mengevaluasi kemahiran berbahasa Indonesia dan mendorong peningkatan kualitas bahasa di lingkungan akademik dan sosial.

Baca juga:   Aceh dan Lukisannya yang Berdarah

 

Acara sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang UKBI kepada peserta, sehingga mereka dapat mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi ujian tersebut. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kualitas kemahiran berbahasa Indonesia dapat terus ditingkatkan dan mendukung kemajuan pendidikan di Aceh.