JANGAN SEPERTI ITU

              “Khuk, khuk, huk…..pruh, pruh, pruh,” Tandra meludah di atas trotoar ketika ia berjalan pulang dari tempat kerjanya di suatu perusahaan periklanan. Seorang laki-laki yang berjalan bersisian di sebelah kiri Tandra menghentikan langkahnya. Ludah yang dikeluarkan dari tenggorokan Tandra jatuh tepat di hadapannya. Dahak itu kuning kehijauan             “Bluek,” terdengar suara dari laki-laki berusia […]

SABAB KAMENG

Si Dun jijak leupah that bagah lagee ureung meunjak plueng. Jitamong lajue lam pageu rumoh Po Aisyah. Po Aisyah dang geuseumampoh leun rumoh gobnyan.           “Pakon kah Dun kajak bagah-bagah that meunan, na peu?” tanyong Po Aisyah.           “Po Aisyah, pakriban nyoe, adek dron si Dan dang meudawa ngon si Wan. Awak nyan meupake bineh […]

Karena Sayang Bunda

Zaida melemparkan wortel dan kentang yang dikupasnya ke keranjang pencuci sayur. Sebagian wortel dan kentang terlempar keluar dari keranjang. Zaida memungutnya kembali dengan raut wajah menyimpan kekesalan. Setelah wortel dan kentang dicucinya, diambilnya pisau dan dipotong-potongnya tumpukan sayuran buah itu dengan ukuran sembarangan. Ini tugas rutin Zaida setiap hari mulai siang hingga sore hari. Bundanya […]

Ilfi

“Pruuuh.. fhuuh…pruuuh….” Ilfi menyemburkan nasi yang disuapkan ke dalam mulutnya. Lalu ia tertawa kegirangan. “Wahahaha… wahahaha wahahaha…. Bajumu menjadi kotor. Kamu tidak dapat  pergi bekerja. Kamu tidak dapat pergi bekerja,” teriak Ilfi berulang-ulang menunjukkan rasa senang di hatinya. Fikri memerhatikan kemejanya yang berlepotan nasi dan campuran sayur beserta lauk. Sementara itu, jam di dinding menunjukkan […]

Cek Ri

Cek Ri memandang dengan sudut matanya ketika ia berpapasan dengan Cek Er di sudut jalan kampung.  Bibirnya mencibir kesal. Cek Er sedang menjinjing dua plastik besar di kedua tangannya. Ia baru saja turun dari angkutan kota yang berujung di sudut jalan kampung. Sepertinya Cek Er kepayahan membawa barang belanjaannya yang banyak itu. Ketika itu Cek […]

MAKAN SIANG ISTIMEWA

Oleh Nurhaida Awal bulan, gajian. Ninda menyambutnya dengan sukacita. Berarti ada lembaran-lembaran uang yang dapat digunakannya untuk meneruskan perjalanan kehidupan. Pekerjaannya sebagai karyawan di pabrik kue menyenangkan baginya. Hobinya membuat kue sangat membantunya untuk menuntaskan pekerjaan. Apalagi gaji yang didapatnya sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR). Uang itu digunakannya untuk biaya hidup hingga akhir bulan. […]