Bahasa Indonesia di Tanah Haram (2): Prospek Penyebarannya

Sekilas, pada bagian (1) saya telah menggambarkan fenomena maraknya pemakaian bahasa Indonesia, khususnya oleh para pedagang di kawasan Madinah dan Mekah. Kesannya tentu cukup menggembirakan. Sebagai tambahan, di Masjid Nabawi, bahasa Indonesia juga telah dipakai secara terbatas sebagai penyampai informasi umum (selain bahasa Arab, Inggris, Urdu, dan Turki) melalui papan informasi elektronik di bagian dalam […]

BELAJAR MENULIS DARI ORHAN PAMUK

Tulisan ini berangkat dari wawancara-wawancara Orhan Pamuk di beberapa kesempatan, di mana pertanyaan-pertanyaan mengenai proses kreatifnya dalam berkarya selalu muncul dan menjadi perhatian yang utama. Tidak semua proses menulisnya, tentu, dibicarakan di sini, tapi hanya sebagian saja. Sebagian yang dianggap prinsipiel, dan mudah-mudahan dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja yang berminat melakoni karir serupa. Orhan […]

Bahasa Indonesia di Tanah Haram (1)

Saya tak menduga bahasa Indonesia begitu populer di Mekah dan Madinah. Telah lama, dari berbagai cerita yang saya dengar, para pedagang di sana memang cakap berbahasa Indonesia. Tetapi yang saya bayangkan mereka hanya berbicara untuk sekadar kebutuhan transaksi jual-beli dan tawar-menawar harga. Wujudnya ya…paling penggunaan kosakata dan ungkapan singkat untuk dialog sederhana, misalnya: Ayo, Bu, […]

Cerita dari Patani (3): Pengantin adalah Pelayan

            Secara geografis, dulunya wilayah Patani termasuk wilayah kesultanan Melayu yang berdaulat. Namun karena ekspansi dan serangan Kerajaan Siam, wilayah Patani akhirnya tunduk dibawah Kerajaan Siam yang kini dikenal dengan negara Thailand. Masyarakat Pattani yang tinggal di Thailand Selatan tetap diberi kebebasan untuk menjalankan kebiasaan dan adat Melayu Pattani seperti tetap menjalankan ibadah agama Islam. […]

1984

Judulnya memang 1984, tetapi novel ini perdana terbit pada 1949 dan konon menjadi semacam ramalan terhadap masa depan peradaban umat manusia pada saat itu. Ditulis George Orwell dalam bayang-bayang Perang Dunia II yang penuh teror dan kacau balau, novel ini tampak jelas lahir sebagai ekspresi ganjil seorang manusia terhadap masa depan dunia yang jauh dari […]